Argentina’s Economic Recovery: 8 Answers to Explain the Plan

Argentina MapIMF. July 13, 2018

Argentina telah membuat rencana ekonomi baru yang dirancang dengan menurunkan persentasi utang negara, mengurangi inflasi, dan memperkuat independensi bank sentral. Rencananya, yang didukung oleh Pengaturan Stand-By senilai $ 50 miliar dari IMF, diharapkan dapat membantu memulihkan kepercayaan pasar dalam perekonomian negara, terbesar ketiga di Amerika Selatan.

Dalam wawancara berikut, Roberto Cardarelli, kepala misi IMF untuk Argentina, membahas rincian rencana ekonomi.

Mengapa Argentina memutuskan untuk mendatangi  IMF?

Argentina memutuskan mendatangi IMF pada pertengahan Mei 2018, karena serangkaian shock berbarengan dengan economic vulnerability menyebabkan pergeseran sentimen pasar yang mengakibatkan tekanan berat pada peso, premi risiko pemerintah yang lebih tinggi, dan risiko likuiditas jangka pendek. Investor mulai menjual aset mereka dalam peso dan pemerintah kesulitan membayar tagihan untuk sisa tahun ini.

Apa yang ingin dicapai dari rencana ekonomi baru?

Rencana ekonomi Argentina bertujuan untuk memulihkan kepercayaan pasar keuangan dan secara bertahap mengurangi tekanan pada kemampuan negara untuk membayar tagihan. Untuk melakukannya, pemerintah telah berkomitmen untuk menjalankan program ekonomi; mengurangi pinjaman, dan memperkuat kredibilitas Bank Sentral untuk mencapai target inflasi.

Pada saat yang sama, rencana tersebut bermaksud untuk melindungi masyarakat yang paling rentan dari efek negatif yang tak terhindarkan sebagai akibat pemotongan beberapa jenis Government spending.  Pada akhirnya, tujuan dari program ini adalah untuk membuka jalan bagi pertumbuhan yang lebih kuat, lebih berkelanjutan dan adil yang dapat menguntungkan seluruh rakyat Argentina.

Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menurunkan defisit fiskal. Bagaimana pemerintah akan menyelesaikan ini?

Benar, tujuan pemerintah adalah mencapai keseimbangan utama — yaitu, keseimbangan antara  pendapatan dan pembelanjaan di tingkat federal (APBN), tidak termasuk pembayaran bunga — pada tahun 2020.

Ini adalah satu tahun lebih awal dari yang diumumkan oleh pemerintah dan itu didasarkan pada langkah-langkah yang bertujuan untuk mengurangi pengeluaran pemerintah federal. Langkah-langkah ini termasuk, misalnya, pemotongan lebih lanjut dalam subsidi energi, rancangan upah yang lebih rendah, dan pengurangan transfer ke provinsi dan perusahaan milik negara.

Ada juga beberapa kebijakan pajak — khususnya, penangguhan pemotongan pajak yang telah diumumkan sebelumnya — tetapi hanya menyumbang sebagian kecil dari penyeimbangan fiskal

Bagaimana usaha pemerintah menjaga  sosial spending menurut program ini?

Pemerintah mengusulkan beberapa langkah yang membantu masyarakat yang paling rentan.
Pertama, program ini menetapkan jumlah minimum pembelanjaan pemerintah federal pada beberapa program bantuan sosial yang tepat sasaran dan sangat efektif, seperti transfer tunai bersyarat yang menjangkau sebagian besar orang miskin dan rentan.

Kedua, jika ekonomi memburuk, pemerintah dapat meningkatkan pengeluaran hingga 0,2 persen dari PDB (atau AR $ 30 miliar) per tahun, jika mereka memiliki ruang dalam anggaran.

Ketiga, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk melindungi orang-orang yang tidak cukup tercakup oleh jaring pengaman sosial yang ada.

Apa yang akan menjadi fokus kebijakan moneter, dan mengapa penting bagi negara untuk mempertahankan nilai tukar yang fleksibel?

Pemerintah berkomitmen pada rezim penargetan inflasi dengan nilai tukar floating exchange. Mengumumkan beberapa perubahan yang akan memperkuat kredibilitas kerangka kebijakan moneter. Secara khusus, bank sentral telah mengadopsi arah target inflasi baru yang lebih kredibel (misalnya, target inflasi untuk akhir-2019 bergerak dari 10 hingga 17 persen).

Pemerintah juga mengumumkan serangkaian tindakan yang akan memperkuat independensi bank sentral, termasuk penghentian transfer uang langsung dan tidak langsung ke Departemen Keuangan dan keinginan untuk mengirim kepada Kongres piagam baru untuk bank yang akan memperkuat otonomi.

Kami percaya rencana ini memiliki peluang bagus untuk menurunkan inflasi secara bertahap. Dan itu akan memungkinkan nilai tukar menyesuaikan berdasarkan kepercayaan investor serta bertindak sebagai peredam shock, karena fluktuasinya akan mencegah external shocks yg dapat  menggocang kegiatan ekonomi.

Rencananya menciptakan Bank Sentral Argentina menjadi independen. Mengapa?

Salah satu alasan mengapa investor kehilangan kepercayaan pada ekonomi Argentina adalah hilangnya independensi bank sentral yang terjadi pada awal 2018, ketika bank sentral memangkas suku bunga. Ini terjadi pada saat ekspektasi inflasi jauh di atas target inflasi yg baru ditetapkan oleh bank sentral beberapa minggu sebelumnya. Keputusan-keputusan ini memicu depresiasi yang cepat terhadap peso, dan meragukan independensi bank sentral dan komitmennya untuk menurunkan inflasi. Bagian penting dari rencana baru ini adalah menjamin otonomi keuangan dan operasional bank sentral.

Kapan Anda mengharapkan ekonomi Argentina untuk kembali ke jalurnya?

Kami berpikir bahwa setelah kuartal pertama yang solid, Argentina akan mengalami pertumbuhan negatif di kuartal kedua dan ketiga tahun 2018. Negara ini telah mengalami kekeringan selama bertahun-tahun yang telah menghancurkan produksi pertanian, dan krisis selama beberapa minggu terakhir menyebabkan  inflasi dan hilangnya kepercayaan investor.

Kami memperkirakan pertumbuhan akan stabil pada kuartal terakhir 2018. Kami mengantisipasi ekonomi akan memulai pemulihan secara  bertahap pada 2019 dan 2020, seiring kepercayaan tumbuh dan biaya modal turun, bersama dengan inflasi, sementara ekspor meningkat, berkat pertumbuhan yang solid akan mampu memulihkan hubungan dagang dengan mitra utama Argentina  seperti Brasil, Amerika Serikat, dan China.

Bagaimana Anda akan mengatakan Argentina berbeda hari ini dari 15 tahun yang lalu? Apakah IMF juga berubah?

Ya, kondisinya sangat berbeda untuk kami berdua. Ekonomi Argentina kurang rentan dibandingkan sebelum resesi di awal tahun 2000an. Rezim nilai tukar adalah perubahan besar. Sekarang mengambang, tidak tetap, jadi berfungsi sebagai peredam kejut. Bank dan sektor swasta juga beroperasi tanpa uang yang dipinjam dalam mata uang asing, sehingga neraca mereka tidak berisiko dari depresiasi peso. Di atas perubahan-perubahan kunci yang dinamis ini, pemerintah telah meluncurkan serangkaian langkah-langkah business-friendly yang telah membantu ekonomi mencatat pertumbuhan yang kuat dalam 7 kuartal terakhir.

IMF telah berubah juga. Dukungan kami untuk rencana ekonomi Argentina lebih menekankan pada kebutuhan untuk memperkuat jaring pengaman sosial, dan termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja. Melakukan hal itu bukan hanya keharusan moral, tetapi juga penting untuk memastikan bahwa setiap rencana untuk menstabilkan ekonomi diterima oleh semua orang, yang berarti ia memiliki peluang lebih kuat untuk berhasil.

Diterjemahkan dari IMF dan diposting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Catatan

Argentina berpenduduk 44 juta jiwa (prakiraan 2015) dengan GDP US$ 959 528 milyar. Income per capita US$ 21 528.

Leave a Reply

Your email address will not be published.