ICOR (2012 – 2017) – Kabupaten Sidoardjo

ICOR efektif  dipergunakan untuk menilai keberhasilan suatu investasi. Dengan catatan disebabkan suatu tidak terjadi investasi di sejumlah sektor  nilai ICOR sangat rendah seperti dialami Kabupaten Sidoarjo yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan selama 2012 – 2017. Sektor Pertambangan dan Penggalian di tahun  2014 – 2015.

Investasi

A.Perkembangan investasi di Kabupaten Sidoarjo tahun 2012 – 2017secara umum cukup menggembirakan. BPS mencatat bahwa selama kurun waktu lima tahun dari 2012 hingga 2017 laju pertumbuhan rata-rata tumbuh 4,23persen setiap tahunnya. Posisi investasi tahun 2017 mencapai Rp.50,06 Triliun (ADHB) dimana 40,17 persen ditanamkan pada sektor industri pengolahan, 30,77 persen ditanamkanpada Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, 8,30 persen ditanamkan pada sektor konstruksi, 5,98 persen ditanamkan pada sektor transportasi dan pergudangan dan sisanya 14,78 persen ditanamkan pada sektor lainnya

B.Peranan investasi dalam perekonomian Kabupaten Sidoarjo cukup besar yakni menempati posisi kedua setelah pengeluaran konsumsi rumah tangga. Tahun 2017, peranan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga dan PMTB masing-masing sebesar 56,70 persen dan 29,87persen.

C.Terjadi pergeseran investasi menurut sektor di Kabupaten Sidoarjo selama kurun lima tahun terakhir. Investasi sektor Informasi dan komunikasi pada tahun 2012menduduki posisi keempat dengan share sebesar 7,16 persen untuk total investasi di tahun tersebut, pada tahun 2017 berada di posisi ke lima. Demikian halnya dengan sektor transportasi dan pergudangan, yang pada tahun 2012 mencatatkan persentase investasi sebesar 10,30 persen atau berada di posisi ketiga, di tahun 2017, berada di posisi ke empat. Sedangkan sektor Konstruksi naik dua tingkat dari peringkat ke lima di tahun 2012, pada tahun 2017 berada di posisi ke tiga.

D.Secara umum investasi Kabupaten Sidoarjo baru dapat menghasilkan tambahan output secara signifikan pada tahun berikutnya setelah investasi dilakukan. Ada selang waktu 2(dua) tahun antara saat investasi dilakukan dan tambahan output yang dihasilkan.

E.Sektor yang mempunyai rata-rata ICOR selalu berada di atas rata-rata ICOR Kabupaten Sidoarjo, baik menggunakan lag-0,lag-1maupun lag-2, yaitu sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor. Sektor Transportasi dan Pergudangan, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Sektor Informasi dan Komunikasi, Sektor Jasa Perusahaan, Sektor Administrasi Pemerintah, pertahanan dan jaminan social wajib, sektor Jasa pendidikan, Sektor jasa kesehatan dan kegiatan social serta sektor jasa lainnya.

Saran

Untuk meningkatkan produktivitas investasi atau menurunkan ICOR Kabupaten Sidoarjo di masa mendatang, perlu dilaksanakan hal-hal sebagai berikut :

a.Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, terutama meningkatkan taraf kesehatan dan pendidikan. Sehingga produktivitas SDM dapat meningkat.

b.Menjaga kelestarian sumberdaya alam (SDA) untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

c.Memperkuat faktor kelembagaan, terutama sehubungan dengan kepastian hukum, sistem ketenagakerjaan dan perpajakan, agar tidak menghambat produktivitas investasi

Sumber Dinas  Koinfo Kabupaten Sidoarjo

gandatmadi46@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.