Nancy Lazar: US Come Back ……..

Back Ground

CONSUELO MACK :

Pemulihan ekonomi berlangsung tanpa tergelincir kedalam resesi?  Ekspansi ekonomi terpanjang di AS berlangsung tepat 10 tahun atau 120 bulan. Perjalanan ekonomi dari  Maret 1991 ke puncaknya pada Maret 2001. Menurut National Bureau of Economic Research, atau NBER, pemulihan saat ini dimulai di bagian bawah resesi terakhir pada Juni 2009 dan masih berlangsung , 8 tahun atau 96 bulan kemudian, menjadikannya rekor tertua ketiga sejak 1850-an.

Apakah sudah tua berarti sisa hidup yang pendek ke depan? Belum tentu kata tamu minggu ini. Dia adalah Nancy Lazar, Co-Founder, Partner and Head of the Economics Team at Cornerstone Macro, sebuah perusahaan riset ekonomi, investasi dan kebijakan politik independen yang ia luncurkan pada tahun 2013. Dia telah menduduki peringkat salah satu ekonom top di jalanan oleh majalah Institutional Investor, termasuk menduduki peringkat nomor Satu pada tahun 2015 dan nomor Dua 4 tahun sebelumnya, tepat di belakang mantan mitra bisnisnya selama 20 tahun, tamu dari WEALTHTRACK Ed Hyman.

Beberapa tahun yang lalu, Lazar mengidentifikasi beberapa perubahan struktural utama dalam U.S.economy yang membuatnya menjadi orang yang percaya akan kekuatannya. Salah satunya adalah renaissance manufaktur, yang terjadi di wilayah yang dikenal rush belt ( wilayah industri yang menjadi sepi) dan kawasan industri lainnya, yang lain adalah revitalisasi produksi energi dalam negeri. Dua faktor lain yang berkontribusi, suku bunga rendah dan modest inflasi telah dibuat AS menjadi tempat menarik untuk melakukan bisnis dan menciptakan lapangan kerja.

Saya memulai percakapan dengan bertanya apakah kondisi-kondisi yang menguntungkan itu masih utuh karena ekspansi ekonomi mendekati umur lanjut  yang memecahkan rekor terlama?

NANCY LAZAR (NL): Benar. Tidak selalu lancar dalam perjalanannya. Anda memiliki benjolan besar dalam energi terutama tahun lalu, ’15 dan ’16. Bahkan di ruang manufaktur Anda mengalami pasang surut, tetapi muncul  transformasi yang jelas yang  terjadi secara global di mana Amerika Serikat memang semakin mandiri di bidang energi melalui shale (oil) dan perusahaan investasi melakukan di sini, dan di sisi manufaktur Cina telah hampir keluar dari bisnis. Mereka tidak lagi kompetitif, jadi tema yang lebih besar adalah jika Anda menjualnya di Amerika Serikat, Anda membuatnya di Amerika Serikat. Jadi, itu benar-benar masih merupakan tema yang sangat bergairah yang saya miliki, dan itu terus berlangsung meskipun naik dan turun.

CONSUELO MACK (CM): Jadi beri tahu saya di mana Anda melihatnya sedang berkembang?

NZ: Oh, tentu saja. Salah satu cara Anda melihatnya di dunia saya adalah ketika Anda melihat U.S.imports dari China sebagai bagian dari perekonomian kita. Mereka benar-benar mencapai puncaknya pada tahun 2010.

Turun beberapa tahun  di 15 dan telah kembali sedikit, tetapi perdagangan kami dengan China sudah berubah, jadi itu jelas salah satu area yang Anda saksikan. Kami mengimpor dengan margin  lebih sedikit dari China, jadi Anda memang membuat lebih banyak barang di sini di Amerika Serikat. Anda juga pasti melihatnya di pasar saham dan perusahaan individu yang cenderung melakukan lebih banyak investasi, membuat barang di sini di Amerika Serikat.

 CM: Karena salah satu kritik dan saya kira tentang kekhawatiran dari banyak ekonom lain adalah kenyataan bahwa bisnis, pengeluaran modal belum sekuat yang diharapkan dan itu, faktanya, ketika perusahaan katakan … maksud saya sudah ada banyak penerbitan utang oleh perusahaan karena tingkat bunga rendah, dan bukannya menghabiskannya untuk investasi, apa yang mereka lakukan adalah mereka membeli saham kembali, dan mereka juga telah membayar dividen. Jadi lebih shareholder-friendly  dan kurang economy-friendly. Bagaimana Anda menyeimbangkan kedua tren tersebut?

NZ: Jadi ketika kami pertama kali mulai berbicara tentang kebangkitan kembali pada tahun 2010, saya berpikir kami akan memiliki  extended capital spending cycle di Amerika Serikat, mungkin  pecah di sisi atas, dan itu tidak. Dengan melihat ke belakang, saya akan mengatakan bahwa tarif pajak perusahaan kami yang sangat tinggi mungkin merupakan salah satu alasan utama yang tidak terjadi begitu saja. Tidak memberi imbalan kepada perusahaan untuk berinvestasi di Amerika Serikat meskipun pada margin yang  Anda lihat bergeser dengan China.

Ketika Anda melihat tarif pajak kami, tarif efektif termasuk negara bagian sebesar 39 persen, itu adalah yang tertinggi di dunia kecuali mungkin satu atau dua ekonomi (negara) sangat kecil. Perusahaan berinvestasi di luar Amerika Serikat. Jadi saya pikir tarif pajak perusahaan kami yang sangat tinggi datang kembali sedikit menghantui kami dalam kebangkitan ini, dan pasti telah menahan banyak hal.

CM: Jadi jika Anda melihat agenda Trump, akankah menurunkan tarif pajak perusahaan benar-benar memberi dorongan pada ekonomi seperti yang dikatakan orang-orangnya?

 NZ: Itu akan menjadi game changer.

 CM: Really

NZ: Akan sangat menarik bagi Amerika Serikat. Sekarang pertanyaannya adalah, kapan itu menjadi game changer? Saya sama sekali tidak yakin itu akan menjadi pengubah permainan di tahun depan atau tahun berikutnya. Mudah-mudahan itu memang terjadi tahun depan, tetapi ini akan menjadi pengubah permainan untuk ekspansi berikutnya kira-kira ’20, ’21. Akan ada resesi pada hari-hari ini, dan memang kombinasi dari ledakan investasi di China dan tingkat pajak perusahaan yang lebih rendah yang bersaing secara global di sini di Amerika Serikat, saya pikir kita kemudian benar-benar akan melihat manufaktur renaissance lepas landas dan pergeseran secara alami dalam belanja modal di Amerika Serikat. Sekali lagi, jika Anda menjualnya di sini, Anda membuatnya di sini.

CM: Dua tahun yang lalu di WEALTHTRACK Anda memberi tahu kami bahwa AS melanjutkan perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dunia dan menyalip China yangtelah mengasumsikan peran itu. Mengapa kita bergerak maju dan Cina tidak?

NZ: Cara termudah untuk berpikir tentang China adalah bahwa itu adalah gelembung yang mirip dengan gelembung perumahan kami, mirip dengan gelembung teknologi pada 1990-an, yaitu, mereka menginvestasikan terlalu banyak. Mereka menghabiskan terlalu banyak uang. Mereka overbulit , dan sekarang mereka harus membayar untuk konsekuensi itu, dan setelah Anda memiliki gelembung di industri apa pun – lagi-lagi gelembung teknologi kami atau Jepang di era 80-an – Anda tidak pernah melanjutkan pertumbuhan itu hanya karena Anda tidak bisa . Anda harus melepas kelebihan yang telah Anda letakkan. Cina telah memiliki kelebihan investasi, kelebihan utang, dan sekarang mereka sedang dalam proses pelonggaran itu, dan memang AS dalam dolar AS tumbuh lebih cepat daripada Cina, telah mengambil alih sebagai penggerak pertumbuhan global.

CM: Namun jelas kami memiliki banyak perumahan dan gelembung kredit kami sendiri. Apakah ekses dari pengalaman itu, apakah mereka benar-benar diperas untuk keluar dari ekonomi? Maksud saya apakah kita berada di pijakan yang lebih sehat sekarang?

NL: Yah, sayangnya sepertinya selalu ada hal lain yang muncul. Perumahan? Ekspansi ini berjalan lambat hingga sedang, dan itu adalah contoh yang bagus tentang apa yang terjadi setelah bubble bursts. Tidak pernah bersemangat lagi.

 CM: Never again in this cycle (periode).

NZ: Dalam siklus ini. Ekspansi berikutnya pasti bisa kembali, tetapi perumahan memiliki tingkat kesehatan meskipun lambat sampai sedang, Saya akan mengatakan dibandingkan dengan apa yang diharapkan kebanyakan orang, tetapi ada daerah lain yang berpotensi yang sekarang tumbuh terlalu cepat atau kelebihan yang akan membantu untuk berkontribusi untuk mengatakan resesi berikutnya.

CM: Bidang-bidang apa di mana Anda melihat tumbuh berlebihan?

NZ: Nah, margin/ laba perusahaan sebenarnya sudah mulai memburuk, dan margin keuntungan jelas berapa banyak uang yang Anda hasilkan dibandingkan dengan biaya Anda, dan biaya berbisnis telah meningkat banyak, dan sebagai hasilnya lebih sulit bagi perusahaan untuk menghasilkan uang. Ketika margin keuntungan mulai memburuk, Anda sebenarnya harus mulai mengurangi pengeluaran Anda, dan jika ada kelebihan, saya katakan ada dua dan itu di perusahaan Amerika. Pertama, terlalu banyak utang seperti yang Anda sarankan, tetapi dua, terlalu banyak orang. Perusahaan telah mempekerjakan terlalu banyak orang, meningkatkan biaya tenaga kerja berkontribusi pada tren menurun yang kita lihat dalam margin laba perusahaan.

CM: Apakah itu tercermin dalam tingkat pengangguran?

NZ: Bingo. Pasar tenaga kerja ketat, dan untuk memastikan masih ada banyak orang yang ingin dipekerjakan, yang tidak dapat dipekerjakan sebagian karena mereka tidak memiliki keterampilan, tetapi pada akhirnya pasar tenaga kerja adalah ketat, dan itu menciptakan tekanan ke atas pada inflasi upah yang sangat bagus untuk konsumen. Sungguh hebat bahwa konsumen akhirnya mendapatkan kenaikan gaji, tetapi pada saat yang sama itu tidak begitu baik untuk perusahaan, dan sebagai hasilnya margin keuntungan mereka semakin tersendat, dan itu secara klasik di dunia saya merupakan tanda tahap akhir dari siklus bisnis. , sehingga siklus bisnis tidak mati seperti yang saya pikir dan orang-orang ingin berpikir seperti itu hari ini.

 CM: Jadi tahap akhir dari siklus bisnis kami hampir delapan tahun memasuki ekspansi ekonomi … itu
rekor terpanjang ketiga. Jadi, berapa lama kita berada di siklus ini?

 NZ: Jadi salah satu keluhan kecil saya adalah bahwa itu bukan usia. Saat itulah ekses mulai muncul, dan saat itulah siklus bisnis mulai menjadi terlalu tua dan mulai memudar dan berisiko meningkatkan resesi. Jadi kita memiliki cara statistik untuk mengukur di mana kita berada dalam siklus bisnis, dan tebakan terbaik kita adalah resesi adalah dua setengah tahun ke depan. Jadi itu bukan 2018, seperti pada pertengahan 2019, akhir 2019.

Jika kami mendapat potongan pajak dari pemerintah, mungkin memang memperpanjangnya untuk memastikan karena jelas orang-orang, perusahaan diharapkan memiliki tambahan uang lebih banyak di kantong mereka, tetapi diberikan di mana tingkat pengangguran, menimbang apa yang dakibatkan inflasi upah, mempertimbangkan margin yang didapat, pengetatan Bank  dari  standar pinjaman juga merupakan tanda bahwa ada masalah kredit, a classic late cycle phenomena . Beberapa tahun lagi sebelum kita mungkin mengalami resesi berikutnya.

CM: Apa dampak Fed mulai menaikkan suku bunga telah mempercepat kita menuju resesi?

 NZ: Mungkin tidak terlalu banyak. Maksud saya, Roberto Perli, kolega saya, menyoroti the Fed tidak berniat untuk menggelincirkan ekonomi. Kemungkinannya adalah mereka akan mengencangkan lebih lambat daripada cepat. Mereka mengencangkan karena mereka melihat keketatan ini di pasar tenaga kerja  jangka panjang dalam latar belakang inflasi, jadi mereka bertindak secara bertanggung jawab, but they’re not going to pull the rug -those would be my words – out from underneath the economy and tighten aggressively

Saya berpendapat bahwa resesi memang tidak selalu terjadi dikarenakan Fed mungkin berkontribusi secara bertahap, tetapi (resesi) berasal dari perusahaan yang benar-benar memotong biaya sehingga berpengaruh terhadap lapangan kerja dan tingkat pengangguran dan bank-bank menjalankan pengetatansesuai standar pinjaman, membatasi kredit dan berkontribusi terhadap perlambatan secara keseluruhan belanja pebisnis dan konsumen.

 CM: Jadi bank memperketat pinjaman. Apakah ini karena peraturan? Atau Anda mengatakan itu credit deterioration. Jadi apakah mereka melihat itu di konsumen, di antara konsumen?

 NZ: They are

Bersambung di episode berikutnya.

terjemahan bebas oleh gandatmadi46@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.