PDB Q – 2, 2020

Catatan Peristiwa Triwulan II – 2020

Pandemi Covid-19 menimbulkan goncangan ekonomi yang mengarah pada resesi global. Berbagai kebijakan yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19, seperti penutupan sekolah dan beberapa kegiatan bisnis, pembatasan sosial berskala besar, bahkan lockdown mengakibatkan penurunan tingkat konsumsi dan investasi.

Harga komoditas migas dan hasil tambang di pasar internasional pada Triwulan II-2020 secara umum mengalami penurunan (q-to-q) maupun (y-on-y), sementara harga komoditas makanan (gandum, minyak kelapa sawit, dan kedelai) mengalami penurunan (q-to-q), tetapi secara (y-on-y) mengalami peningkatan.

Ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia terkontraksi sebagai akibat pembatasan aktivitas penduduk untuk mengendalikan penyebaran Covid-19

 

mitra dagangTerjadi inflasi sebesar 0,32 persen (q-to-q). Namun jika dibandingkan dengan posisi Juni 2019, terjadi inflasi sebesar 1,96 persen (y-on-y).

Realisasi belanja Negara (APBN) Triwulan II-2020 mencapai Rp616,54 triliun (22,51 persen dari pagu 2020 sebesar Rp2.739,17), naik dibanding realisasi Triwulan II-2019 yang mencapai Rp582,64 triliun (23,67 persen dari pagu 2019 sebesar Rp2.461,11 triliun).

Realisasi penanaman modal yang tercatat di BKPM (PMA dan PMDN) selama Triwulan II-2020 sebesar Rp191,9 triliun, atau turun sebesar 8,9 persen (q-to-q) dan turun 4,3 persen (y-on-y).

Produksi mobil pada Triwulan II-2020 mencapai 41.520 unit, atau turun sebesar 87,34 persen (q-to-q) dan turun sebesar 85,02 persen (y-on-y), sedangkan penjualan mobil secara wholesale (penjualan sampai tingkat dealer) pada Triwulan II-2020 mencapai 24.042 unit, atau turun sebesar 89,85 persen (q-to-q) dan turun sebesar 89,44 persen (y-on-y).

Penjualan sepeda motor secara wholesale pada Triwulan II-2020 mencapai 313.625 unit, atau turun sebesar 80,06 persen (q-to-q) dan turun sebesar 79,70 persen (y-on-y).

Produksi semen pada Triwulan II-2020 sebesar 12,68 juta ton, atau turun 18,80 persen (q-to-q) dan turun 9,08 persen (y-on-y). Sedangkan pengadaan semen dalam negeri pada Triwulan II- 2020 sebesar 12,65 juta ton, atau turun 15,09 persen (q-to-q) dan turun 7,69 persen (y-on-y).

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada Triwulan II-2020 mencapai 482,65 ribu kunjungan, atau turun sebesar 81,49 persen (q-to-q) dan turun 87,81 persen (y-on-y).

terkontraksitriwulanan

GDP lapangan usaha

lapangan usahapdb lapangan usaha

industri pengolahan

pengolahan

Industri Alat Angkutan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 34,29 persen disebabkan oleh penurunan produksi mobil dan sepeda motor yang cukup tajam dampak pandemi Covid-19.

Industri Tekstil dan Pakaian Jadi mengalami kontraksi sebesar 14,23 persen disebabkan oleh berkurangnya permintaan pasar domestik maupun luar negeri.

Industri Pengolahan Tembakau mengalami kontraksi sebesar 10,84 persen terutama disebabkan oleh penurunan produksi rokok akibat pemberlakuan PSBB.

IndustriKimia,Farmasi dan ObatTradisional tumbuh8,65persen terutama didukung oleh produksi produk obat-obatan untuk memenuhi permintaan domestik dalamm enghadapi wabah Covid-19.

detail pengolahan

lap usaha

usaha pertanian

Tanaman Pangan tumbuh didorong oleh pergeseran musim tanam yang mengakibatkan puncak panen padi terjadi pada Triwulan II-2020.

Kehutanan dan Penebangan Kayu didorong oleh peningkatan kinerja sektor hulu kehutanan untuk produksi kayu bulat hutan tanaman industri.

Tanaman Perkebunan tumbuh didorong oleh peningkatan produksi kelapa sawit, kopi, dan tebu di beberapa sentra produksi serta adanya peningkatan permintaan luar negeri untuk komoditas olahan kelapa sawit (CPO).

Peternakan mengalami kontraksi disebabkan penurunan permintaan unggas.

usaha perikanan

eceran

grosir motor

Penurunan penjualan mobil dan sepeda motor akibat pandemi Covid-19.

Penutupan gerai penjualan selama diberlakukannya PSBB menyebabkan penurunan omzet perdagangan ritel.

konstruksi

usaha konstruksi

Pemberlakuan PSBB dalam mengatasi dampak Covid-19 mengakibatkan keterlambatan dan penundaan sejumlah proyek infrastruktur.

Menurunnya komponen bahan baku impor untuk aktivitas konstruksi.

usaha kons.

gudang

transport

Imbauan pemerintah dalam penerapan WFH dan SFH sebagai salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Kebijakan pemerintah untuk penerapan larangan mudik Idul Fitri 1441H.

Penurunan aktivitas kargo pada masa pandemi Covid-19.

pos dan kurir

 

makanminum

akomodasi

Penurunan jumlah wisatawan.

Ditutupnya tempat-tempat rekreasi dan hiburan yang berimbas kepada sepinya pengunjung hotel dan restoran di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Perubahan pola konsumsi masyarakat, memasak dan makan di rumah menjadi lebih populer

penyediaan minuman

sumber2

PDB pengeluaran

Pertumbuhan PDB menurut Pengeluaran TRIWULAN II-2020 (Q-to-Q) : -4,19%

PDB pengeluaran

PDB tear on year

laju pertumbuhan

komponen

PMTBPMTB komponen

konsumsi pemerintahkolektif dan individu

barang dan jasa

Ekspor nonmigas terkontraksi seiring dengan penurunan nilai dan volume komoditas utama seperti bahan bakar  mineral dan mesin/peralatan listrik.

Ekspor migas tumbuh sejalan dengan peningkatan volume ekspor migas.

Ekspor jasa terkontraksi sejalan dengan penurunan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Indonesia dan penurunan devisa masuk.

Sebagian besar pertumbuhan ekonomi negara mitra dagang utama Indonesia mengalami kontraksi, kecuali Tiongkok.

exportpertumbuhan import

Impor nonmigas mengalami kontraksi, antara lain pada mesin-mesin/pesawat mekanik; mesin/peralatan listrik; plastik dan barang dari plastik; serta besi dan baja.

Impor migas terkontraksi seiring dengan penurunan nilai dan volume impor migas.

Impor jasa terkontraksi seiring  dengan menurunnya jasa angkutan untuk ekspor impor barang.

barang migas dan non migassecara spasialindikator perubahan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.