Wawancara CNBC dengan Menkeu Sri Mulyani: Nego dengan Freeport, OPEC dan Janet Yellen sbg Gub The FED

Oleh David Reid dan Geoff Cutmore dipublikasikan 11 Okt 2017.

Menurut Menkeu kesepakatan mega-tambang dengan Freeport akan segera diselesaikan:

  • Indonesia menginginkan memegang saham  51% di Freeport Indonesia.
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepada CNBC bahwa harga saham dapat diselesaikan dengan Freeport-McMoRan sampai akhir tahun ini.
  • Mulyani menambahkan bahwa bergabung kembali dengan OPEC bukanlah agenda

Pada bulan Agustus, Freeport-McMoRan yang berbasis di AS sepakat untuk menjual 51 persen saham di tambang Grasberg dengan imbalan izin untuk mengoperasikan tambang tembaga dan emas masif sampai tahun 2041. Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri kemarahan publik atas kepemilikan asing atas tembaga terbesar di Indonesia. aset, yang juga merupakan tambang tembaga terbesar kedua di dunia.

Berbicara dengan CNBC, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kesepakatan tersebut telah dilakukan sejauh ini, dan dapat dilaksanakan sebelum 2018.
Saya pikir kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya lebih awal dari itu, tapi kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan saya pikir komunikasi itu bagus, katanya pada hari Rabu di Washington D.C.

Mengenai valuasi 51 persen yang disetujui pemerintahnya untuk membeli, dia mengatakan bahwa titik awal itu adil: Saya benar-benar percaya bahwa kedua belah pihak memiliki niat dan kemauan yang kuat untuk menghasilkan kesepakatan yang baik yang menguntungkan Indonesia dan Freeport.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Freeport-McMoRan juga akan membangun smelter kedua di Indonesia dan berencana untuk menginvestasikan antara $ 17 miliar dan $ 20 miliar di Grasberg antara sekarang dan 2031.

OPEC no-go

Indonesia terakhir menangguhkan keanggotaannya di OPEC pada bulan November 2016 setelah mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat menyetujui atau mengikuti  penggunaan produksi sebagai alat menentukan kebijakan harga. Selanjutnya Sri Mulyani mengatakan belum ada agenda membahas akan bergabung kembali dengan OPEC.

Menteri Keuangan mengatakan bahwa Indonesia akan tetap terlibat dengan perkembangan minyak internasional karena sebagai sumber daya tetap menjadi bagian penting dari ekonomi Indonesia.

Pujian kepada Yellen( Janet Yellen )

Pada pertengahan 1990-an, defisit neraca berjalan Indonesia menekan kemampuan negara tersebut untuk mempertahankan kurs mata uangnya terhadap dolar. Seperti halnya dengan sesama negara Asia Tenggara, rupiah Indonesia turun dengan tajam, sehingga secara drastis meningkatkan beban utang yang dihadapi Indonesia.

Ketika debu melanda krisis Asia, nilai aset Indonesia jatuh dalam jumlah yg sangat besar.
Ditanya apakah negara itu sekarang bebas dari risiko skenario berulang, Mulyani mengatakan ekonomi lebih seimbang. Tapi faktor krusial, katanya, bahwa A.S. sekarang lebih baik dalam pengelolaan moneter.

Komunikasi dengan Federal Reserve jauh lebih baik, mereka menjelaskan, mengumumkan dan mengarahkan  ekonomi global menurut keinginan the FED  dan memberitahukan bagaimana mereka akan melakukannya,”

Hal ini memberi pemahaman yang lebih dan perilaku yang lebih rasional kepada  pasar. Jadi, meski tingkat suku bunga di AS meningkat, sebenarnya kami (pada saat bersamaan) menurunkan tingkat repo Indonesia. Tingkat repo adalah tingkat di mana bank sentral meminjamkan uang ke bank umum.

diterjemahkan oleh gandatmadi46@yahoo.com

Tempo.co

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati akan berbicara dalam sejumlah forum ekonomi dan perdebatan selama pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang akan diselenggarakan akhir pekan ( Minggu ke 2 bln Oktober 2017 ) ini di Washington DC.

Sri Mulyani akan mendampingi Managing Director IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam beberapa diskusi mengenai ekonomi global saat ini.

Sri Mulyani-1Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim (tengah) tersenyum melihat Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani dan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde berbicara sebelum pertemuan tahunan Komite Pembangunan IMF/Bank Dunia di Washington

Sebelumnya pada hari Rabu ( 11.10.2017 ) , mantan Direktur Eksekutif Bank Dunia bertindak sebagai pembicara dalam sebuah diskusi tentang pertumbuhan inklusif Asia Timur dan kemunculan kelas menengah. Sri Mulyani kemudian akan muncul dalam debat CNN tentang ekonomi global dengan Lagarde, Menteri Keuangan dan Ekonomi Perancis Bruno Le Marie, Menteri Keuangan Kanada William Morneau, dan profesor ekonomi Harvard Gita Gopinath.

Beberapa pejabat negara Indonesia juga akan hadir di Washington untuk menemani Sri Mulyani, seperti Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan dan Pejabat Tinggi lainnya.

Luhut hadir sebagai delegasi resmi Presiden Joko Widodo dan koordinator panitia IMF dan Bank Dunia pada 2018 yang akan diselenggarakan di Bali. Acara berskala besar ini diprediksi bisa menarik 18 ribu peserta dan media internasional juga.

Note: Terdapat pertimbangan karena Gunung Agung di Bali untuk  memindahkan tempat pertemuan IMF dan World Bank. Alternatif pertemuan di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.