Legacy Presiden Jokowi

Rapat Kabinet tertanggal 18 June 2020 tapi di rilis setelah dikaji pihak Istana dan atas izin Presiden pada tgl 28 Juni 2020. Dalam acara talkshow salah satu nara sumber mengatakan bahwa marahnya Presiden di tujukan kepada kalangan interen. Yang disebut Presiden adalah kinerja Menteri kesehatan Terawan, kemudian Kementrian Koperasi. Selama 10 hari apa tindakan yang diambil Kepala Negara? Pencitraan? Sangat logis.

Periode ke dua adalah periode terakhir bagi Presiden Jokowi sehingga pencitraan tidak dibutuhkan. Jokowi yang pengagum BK bahwa rakyat mengenang BK karena jasa2nya al Pancasila, Kembalinya Irian Barat, Konferensi Asia Afrika dst dst. Demikian legacy BK. Lantas apa legacy Jokowi?

Legacy Presiden Jokowi

Legacy adalah warisan atau peninggalan. Legacy adalah nilai utama kepemimpinan yang dimiliki oleh seorang pemimpin, yang membedakan apakah pemimpin tersebut seorang pemimpin sejati atau hanya sekedar seorang penguasa.

Membawa Indonesia lepas dari negara Middle Income Trap dan menuju negara Advance Economy. Blogweb Aspirasi tgl 20 Januari 2020 menulis:

Salah satu indicator suatu negara adalah GDP income per capita PPP, indikator ini berbeda dengan income per capita yang kita kenal dimana posisi GDP  Indonesia pada 2017 mendekati $ 4000 per capita. Angka ini diperoleh jumlah GDP dibagi dengan jumlah penduduk Indonesia.

Namun GDP percapita PPP berbasis harga sekelompok barang ( basket of consumer goods ) disuatu negara dibandingkan dengan harga barang tersebut di US. Sekelompok barang tersebut diantaranya orange fruit, pensil, kertas, beras dst. PPP ini lebih mencerminkan the quality of life.

Dimana urutannya Singapore $ 82,762. Japan $ 37,390. South Korea $ 35,277. Malaysia $ 24,654. Thailand $ 16,835. Indonesia $ 11,699. Philippines $ 7,696. India $ 6,748. Vietnam $ 6,422.

Usaha menuju income per capita PPP mencapai $ 15 000 atau mendekati Thailand adalah pertumbuhan PDB dikisaran 5 – 6 %. Persyaratannya adalah daya saing. Daya saing bergantung terutama pada institusi publik dan swasta yang berfungsi dengan baik (pilar 1), infrastruktur yang sesuai (pilar 2), kerangka kerja makro ekonomi yang stabil (pilar 3), dan kesehatan yang baik dan pendidikan dasar (pilar 4 ).

Usai Pilpres 2019 optimisme ekonomi global muncul dengan signal2 berakhirnya Trade War meskipun uncertantaymasih ada namun Indonesia sudah melakukan adaptasi berupa sejumlah kebijakan yang dikeluarkan BI, OJK dan Pemerintah / Depkeu sebagai pemegang otoritas fiskal. Kwartal 1 perekonomian Indonesia positif tetapi tiba2 terjadi pandemi covid 19.

IMF memproyeksikan pertumbuhan global negatif dari minus 3% di bulan April menjadi minus 4,9% proyeksi bulan Juni 2020. Sedang untuk tahun 2021, proyeksi bulan April 2020 adalah plus 5,8% sedang proyeksi bulan Juni menjadi 5,4%.

IMF pada April 2020 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2020 diangka  nol persen sedang proyeksi 2021 plus 8,4% namun proyeksi bulan Juni  untuk  tahun 2021 menjadi 6,1%.

PDB

Sektor Konsumsi 57% PDB menjadi penyelamat pereonomian Indonesia sedang faktor penting lainnya adalah Investasi dan Belanja Pemerintah sedangkan Export – Import dalam kondisi uncertainty meskipun positif sehingga menambah cadangan devisa diangka $ 129 milyar.

Pemerintah merilis program pemulihan ekonomi seperti dimuat di Blogweb Asprasi tgl 5 Juni, APBN 2020 (perubahan).

Proyek Strategis Nasional (PSN)

Blogweb Aspirasi tgl 27 April 2018 memuat bawa pada tgl 17/4/2018. Komite Percepatan Penyediaan Infrastuktur Priroritas (KPPIP) evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berjumlah 245 proyek dan dua program, Presiden Jokowi menyetujui adanya perubahan jumlah daftar PSN menjadi 222 proyek dan 3 program dengan nilai investasi sekitar Rp 4.100 triliun. Nilai investasi PSN tersebut sekitar 25 – 30 % PDB.

PSN yg selesai pada tahun 2016 berjumlah 20 proyek, tahun 2017 berjumlah 10 proyek, yang direncanakan rampung pada  tahun 2018 berjumlah 13 proyek dan tahun 2019 berjumlah 25 proyek. Diantaranya adalah Palapa Ring Broadband proyek pembangunan serat optik nasional yang menjangkau 33 provinsi dan 440 kabupaten di seluruh Indonesia.

Kesimpulan

Dengan demikian Legacy Presiden Jokowi adalah:

1.kesehatan yang baik dan pendidikan dasar (pilar 4 ) atau HRD .

2.Konektivitas Nusantara: Pembangunan infrastruktur termasuk Palapa Ring Broadband seperti dimuat dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).

gandatmadi46@yahoo.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.