Pembangunan Infrastruktur

Akuisisi (penguasaan) pemerintah dimaksudkan untuk menciptakan manfaat masa depan, seperti investasi infrastruktur atau pengeluaran penelitian, disebut pembentukan modal tetap bruto, atau investasi pemerintah, yang biasanya merupakan bagian terbesar dari pemerintah.  Akuisisi barang dan jasa dilakukan melalui produksi oleh pemerintah (menggunakan tenaga kerja pemerintah, aset tetap dan membeli barang dan jasa untuk konsumsi menengah) atau melalui pembelian barang dan jasa dari produsen pasar. Dalam teori ekonomi atau dalam makroekonomi, investasi adalah jumlah yang dibeli per satuan waktu barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi masa depan (yaitu modal). Contohnya termasuk rel kereta api atau konstruksi pabrik.

Belanja infrastruktur dianggap sebagai investasi pemerintah karena biasanya akan menghemat uang dalam jangka panjang, dan dengan demikian mengurangi net present value dari kewajiban pemerintah. Pembelanjaan pada infrastruktur fisik di AS menghasilkan rata-rata sekitar $ 1,92 untuk setiap $ 1,00 yang dibelanjakan untuk pembangunan nonhunian karena hampir selalu lebih murah untuk merawat daripada memperbaiki atau mengganti begitu tidak dapat dipakai lagi.

Demikian pula, pengeluaran pemerintah untuk infrastruktur sosial, seperti preventative health care, dapat menghemat ratusan juta dolar per tahun di AS, sebagai contoh patient kanker yg di diagnosa  stadium  I dilakukan rawat jalan, dari pada kalau sudah menderita stadium 3 atau kemudian di rawat di emergency room, membutuhkan perawatan tahunan bahkan sering di terminal akhir.

Infra SpendingSpending infrastructure dari 2008 – 2013

Spending Indonesia

Populist move

Jokowi target

Leave a Reply

Your email address will not be published.