Proyek Strategis Nasional (PSN), 2016 – 2019. Episode 2

Selasa (17/4/2018). Komite Percepatan Penyediaan Infrastuktur Priroritas (KPPIP) evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berjumlah 245 proyek dan dua program, Presiden Jokowi menyetujui adanya perubahan jumlah daftar PSN menjadi 222 proyek dan 3 program dengan nilai investasi sekitar Rp 4.100 triliun. Nilai investasi PSN tersebut sekitar 25 – 30 % PDB.

PSN yg selesai pada tahun 2016 berjumlah 20 proyek, tahun 2017 berjumlah 10 proyek, yang direncanakan rampung pada  tahun 2018 berjumlah 13 proyek dan tahun 2019 berjumlah 25 proyek.

Komite Percepatan Penyediaan Infrastuktur Priroritas (KPPIP), dibawah Menko Perekonomian Darmin Nasution. Berikut 30 PSN yang menarik untuk diketahui:

3.Sektor pembangunan jalan

Sektor ini terdapat 74 proyek di seluruh Indonesia dengan investasi mencapai Rp 684 triliun,

*.Jalan tol Balikpapan-Samarinda, proyek tol pertama Kalimantan sepanjang 99,2 km tersebut ditargetkan selesai pada Mei 2019. Total biaya termasuk Seksi 1 yg dibiayai APBD Provinsi dan Seksi 5 yang dibiayai pinjaman China dan APBN adalah Rp9,5 triliun.

*.Jalan tol Manado-Bitung, Dirjen Bina Marga Hediyanto Husaini mengungkapkan proses pengerjaan konstruksi tol Manado-Bitung dengan total panjang 39,9 km tersebut diharapkan selesai pada Juni 2018.

*.Jalan tol Panimbang Serang, Jalan tol sepanjang 84 km yang menghubungkan wilayah utara dan selatan yakni dari Serang menuju Panimbang, Kabupaten Pandeglang rencananya ditargetkan selesai dalam dua tahun sesuai keinginan Presiden Jokowi. Dengan adanya jalan tol ini diharapkan bisa memudahkan akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Tanjung Lesung.

*.Sebanyak 8 Ruas Jalan tol Trans Sumatera, Jalan Tol Trans Sumatera dirancang sepanjang 504,59 kilometer dengan total investasi senilai Rp 56,417 triliun. Pemerintah bertanggung jawab penuh pada pembiayaan pembebasan lahan dengan total nilai Rp 3,712 triliun.

Sementara untuk biaya konstruksi sebesar Rp 35,591 triliun akan dibebankan kepada tiga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yakni PT Hutama Karya (persero), PT Jasamarga Kualanamu Toll, dan PT Sriwijaya Markmore Persada.

Jembatan di PapuaJembatan Holtekamp, Papua

Ruas jalan tol trans Sumatra meliputi; ruas Medan-Binjai (panjang 16,72 km ditargetkan selesai 2018), ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (panjang 61,7 km selesai 2017), ruas Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai (panjang 135 km ditargetkan selesai 2017), Ruas Tol Palembang-Indralaya (panjang 24,48 ditargetkan selesai 2017), Ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (panjang 111,69 km ditargetkan selesai 2017), ruas Tol Terbanggi Besar-Bakauheni (panjang 155 ditagetkan selesai sepenuhnya pada 2019).

4.Sektor kereta api

Sektor ini terdapat 23 proyek dengan kebutuhan dana Rp 613 triliun, Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, Pemerintah telah menetapkan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) sub sektor perkeretaapian antara lain pembangunan jalur KA Makasar-Parepare (Tahap I dari pengembangan jalur lintas barat Sulawesi bagian selatan), pembangunan jalur ganda lintas Prabumulih-Kertapati (80 km), pembangunan jalur KA lintas Tebing Tinggi – Kuala Tanjung, pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, pembangunan jalur KA lintas Jambi-Pekanbaru, pembangunan jalur KA lintas Jambi-Palembang, Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/LRT terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) dan LRT Provinsi Sumatera Selatan.

23 proyek kereta api tersebut 15 proyek di antaranya merupakan pembangunan prasarana dan sarana untuk KA antar kota, sedangkan 8 proyek lainnya untuk KA Perkotaan.

Berdasarkan sumber pendanaan, dari 23 proyek, 15 proyek bersumber dari APBN, lima proyek dilaksanakan dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan tiga proyek bersumber dari investasi swasta dan BUMN. Hanya saja yang beroperasi hingga 2019 itu tidak semuanya, kurang lebih 11 proyek yang kita targetkan.

*.Kereta Api Ekspres Soekarno-Hatta International Airport (SHIA). Proyek ini dirancang untuk dua kategori layanan, yaitu: Railway Express dan Railway Semi-Express.

Railway Express menghubungkan SHIA dengan Jakarta City Air Terminal (JCAT) pada kawasan Dukuh Atas-Sudirman, secara langsung — non-stop, sedangkan layanan Railway Semi-Express menghubungkan SHIA dengan stasiun utama di Manggarai, kereta berangkat, (new construction plan).

*.MRT Jakarta Jalur Selatan –Utara, Proyek angkutan massal berbasis kereta (Mass Rapid Transit/MRT) Jakarta terbagi menjadi:

Proyek MRTProyek MRT, Fase 1 sepanjang 16 km

Fase I  membentang dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Proyek sepanjang sepanjang 15,7 (km) ini ditargetkan selesai pada petengahan 2018.

Fase II untuk rute Bundaran HI menuju Kampung Bandan di Jakarta Utara. Rute MRT fase II membentang sepanjang 8,1 km.

MRT koridor Selatan-Utara dengan panjang 23,8 km dari Lebak Bulus-Kampung Bandan, ditargetkan siap beroperasi di 2020.

*.Light Rail Transit (LRT) di Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Sumsel Nasrun Umar di Palembang, proyek pembangunan kereta api ringan (Light Rail Transit) di Palembang, Sumatera Selatan diperkirakan menelan dana Rp7 triliun atau sebesar Rp300 miliar per 1 kilometer yakni mencakup rel, kereta, serta subsidi tiket.

Lintasan LRT ini nantinya terdiri atas, koridor pertama dari Bandara SMB II Palembang, AUTO 2000, Asrama Haji, Lampu Merah Tanjung Api-Api arah Jalan Kolonel H Burlian (dapan Dolog), Damri Sukarami, JM Sukarami, Simpang Talang Buruk, Puntu Kayu, RSUD Provinsi, Pasar KM 5, Kantor BP3MD, Simpang Angkatan 45-Demang, Palembang Square, Kantor Dishub-Bappeda, Pasar Cinde, Simpang IP, dan berakhir di Masjid Agung.

Pada koridor dua, ada beberapa stasiun, yakni Jembatan Ampera, 7 Ulu, Simpang Gubernur H Bastari, Simpang Pasar Induk Jakabaring, Jakabaring Sport City Stadium, Simpang Tiga OPI, dan berakhir di Depo OPI. Proyek ini adalah salah satu bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi kemacetan di kota Palembang, selain pembangunan tol Palembang-Inderalaya (Palindera) dan Jembatan Musi IV.

*. LRT terintegrasi di wilayah Jakarta Bogor Depok dan Bekasi. Groundbreaking tahap I proyek pembangunan kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) rute Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) ini sudah dilakukan pada September tahun lalu oleh presiden Joko Widodo.

Pembangunan LRT yang ditangani oleh PT. Adhi Karya ini rencananya akan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama, IA, untuk rute Cibubur – Cawang –Dukuh Atas sepanjang 24,2 kilometer (km). Berikutnya, tahap IB untuk rute Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 17,9 km. Adapun kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp 23,817 triliun yang terdiri dari biaya pekerjaan umum (civil works) sebesar Rp 19,157 triliun dan biaya fasilitas operasi sebesar Rp 4,66 triliun.

*.Kereta Api Makassar-Parepare, Jalur Kereta Api (KA) Trans Sulawesi yang menghubungkan Makassar (Sulsel) hingga Manado (Sulut) diharapkan dapat tersambung dan beroperasi pada 2018 sesuai keinginan Jokowi. Rencananya progres proyek KA itu ini akan tersambung dengan Makassar New Port dan bandara.

*.Kereta Api Kalimantan Timur, Proyek pembangunan kereta api Kalimantan Timur dikerjakan oleh PT Kereta Api Borneo, yang merupakan anak perusahaan Russian Railways (RZhD). Nilai investasi yang ditanamkan Russian Railways untuk pembangunan jalur kereta api Borneo dan Techno Park yang menghubungkan antara Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Timur mencapai Rp 72 triliun.

Menurut juru bicara Russian Railways Denis Muratov, selain manfaat komersial, proyek kereta api ini akan menciptakan lebih dari 300 ribu lapangan kerja konstruksi dan lebih dari sepuluh ribu pekerjaan di industri terkait.

Proyek pembangunan rel kereta api di Kalimantan ini yang sebetulnya telah direncanakan sejak Mei 2013 namun mengalami penundaan itu akhirnya secara resmi dimulai kembali pada 19 November 2015. Peresmian proyek ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. Pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Timur ini akan menghubungkan Kutai Barat, Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Balikpapan. Jalur kereta api tersebut nantinya akan digunakan baik untuk kereta api penumpang maupun angkutan barang

5.Sektor Pembangunan kawasan 30 proyek dengan nilai Rp 290 triliun.

National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A, Proyek kerja sama Belanda-Indonesia ini bertujuan untuk menanggulangi banjir, mendorong pengembangan perkotaan menjadi sebuah metropolitan yang lebih terkemuka,  Pengembangan Terpadu Pesisir Ibukota Negara (National Capital Integrated Coastal Development/NCICD), lebih dikenal dengan nama Tanggul Laut Raksasa ini berlokasi di sebuah teluk di bagian utara Jakarta.

Seawall CilincingGiant Seawall Cilincing

Sistem Pengolahan Limbah Jakarta. Seperti yang pernah dijelaskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ini adalah proyek teknologi yang mana menargetkan dalam jangka waktu sepuluh tahun mampu melakukan pengolahan air limbah menjadi air bersih sebesar 100 persen.

Beberapa negara sudah menerapkannya, termasuk Singapura. Ahok optimis teknologi ini bisa diterapkan. Jakarta akan mencontoh Singapura. “Jakarta mirip dengan Singapura. Namun Singapura sudah melakukan uji coba lebih dulu dalam pengolahan air limbah. Singapura telah menerapkan kombinasi pengolahan air limbah dari beberapa negara. Kita bisa pakai teknologi itu,”

*.SPAM Semarang barat, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) adalah proyek penyaluran air bersih untuk sekitar 60.000 rumah tangga di wilayah Semarang Barat. Adapun, sumber air nantinya berasal dari Waduk Jatibarang. Pemerintah kota Semarang mulai menyiapkan lahan bagi pengerjaaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat setelah pemerintah pusat memutuskan bahwa proyek itu akan dilakukan menggunakan APBN ketimbang menjadi proyek Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sri Hartoyo menyatakan proyek tersebut tengah menunggu tuntasnya pembebasan lahan yang dijanjikan oleh pemerintah kota Semarang. Sri menuturkan dengan skema tersebut, nilai investasi proyek senilai Rp1,1 triliun akan terbagi menjadi tiga porsi pendanaan, yakni APBN, APBD, serta PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.

6.Sektor Perhubungan

*.Pelabuhan Hub International Kuala Tanjung, Pemerintah telah menargetkan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, yang menjadi bagian dari konsep Tol Laut akan selesai pada 2018. Proyek tersebut dibangun melalui kerja sama PT Pelindo I dan Port of Rotterdam Belanda. Proyek ini menelan investasi sebesar US$400 juta dan rencananya akan menjadi pintu gerbang perdagangan Indonesia wilayah Barat atau yang disebut sebagai International Hub Port.

*.Pelabuhan Hub International Bitung NCICD. Pemerintah menyiapkan Bitung, Sulawesi Utara menjadi sentra perdagangan Asia-Pasifik dan simpul kegiatan ekspor di wilayah tersebut, sekaligus menjadi pelabuhan singgah untuk komoditi di wilayah timur Indonesia. Menko Perekonomian: Pelabuhan Bitung telah ditetapkan sebagai Pelabuhan Hub Internasional melalui Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019.

*.Inland Waterway/Cikarang-Bekasi-Laut (CBL). Waterway CBL merupakan pola pengangkutan kontainer berbasis jalur sungai (inland access waterway) dari Tanjung Priok menuju kawasan industri Cikarang. Proyek ini dibangun untuk mengurangi penggunaan truk angkutan dari pelabuhan ke kawasan industri yang selama ini menimbulkan kemacetan dan polusi

Dengan adanya waterway CBL, barang atau komoditas dari Pelabuhan Tanjung Priok yang akan dibawa ke kawasan industri Cikarang atau bagian timur Jakarta, tidak perlu lagi menggunakan jalur darat. Strategi ini dinilai akan lebih efisien baik dari waktu maupun biaya logistik. Proyek yang pembangunannya ditangani oleh PT Pelindo II (Persero) ini sudah mulai proses akhir tahun lalu. Waterway jalur kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL) memiliki panjang 40 km, diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 1 triliun.

*.Pelabuhan di Jawa Barat bagian utara. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menjelaskan, pelabuhan di Jawa Barat bagian Utara ini nantinya akan difungsikan sebagai pelabuhan pengganti Cilamaya, Jawa Barat.. Lokasi pelabuhan pengganti Cilamaya itu sendiri sudah ditentukan pemerintah, berdasarkan studi kelayakan (feasibility study/FS) yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Meski begitu, Sofyan memilih tidak mengungkapkannya saat ini, untuk menghindari aksi spekulan harga tanah.

Pemerintah memutuskan membatalkan rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya dan menggantinya dengan Pelabuhan di Jawa Barat bagian utara agar tidak mengganggu operasional blok minyak dan gas Offshore North West Java (ONWJ) yang dioperasikan Pertamina Hulu Energi (PHE). Selain itu, luas lahan pelabuhan Cilamaya juga dianggap akan menggerus lahan pertanian di Karawang, yang merupakan lokasi lumbung padi di Jawa. Kebutuhan investasi untuk pelabuhan Cilamaya sebelumnya diperkirakan empat miliar dolar AS.

Palapa Ring Broadband.

Palapa Ring Broadband adalah proyek pembangunan serat optik nasional yang menjangkau 33 provinsi dan 440 kabupaten di seluruh Indonesia. Menurut Menkominfo Rudiantara seperti dilansir Liputan6.com (14/12/2015), melalui Palapa Ring ini semua ibu kota kabupaten dan kotamadya di Indonesia akan terhubung dengan broadband pada 2019 mendatang.

Investasi pembangunan Palapa Ring ini sepenuhnya berasal dari operator telekomunikasi anggota konsorsium, tidak ada dana yang berasal dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam proyek pembangunan Palapa Ring tersebut porsi investasi Telkom sebesar 40%, sedangkan anggota konsorsium lainnya sebesar 13,3%, kecuali satu anggota konsorsium sekitar 6,4%. Dengan penyertaan dana 40%, Telkom mendapatkan kuota kapasitas terbesar yakni setara 40 Gbps dari total kapasitas Palapa Ring sekitar 85 Gbps.

dari beberapa sumber informasi

gandatmadi46@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.