Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menteri BGSIr. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. (lahir di Bandung, Jawa Barat, 8 Juli 1964; umur 56 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju sejak tanggal Rabu Pon tgl 23 Desember 2020. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Inalum (Persero), lalu pada tahun 2019, ia diangkat menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Presiden Joko Widodo.

Ttg HOADia meraih gelar sarjana di Bidang Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988, Sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute (2004).

Budi sempat menjadi Staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang (1988–1994), General Manager Electronic Banking – Chief GM Jakarta – Chief GM HR PT Bank Bali Tbk (1994–1999), dan Senior VP Consumer dan Commercial Banking ABN Amro Bank Indonesia & Malaysia (1999–2004).

Dia juga pernah menjabat Executive VP Consumer Banking PT Bank Danamon Tbk (2004–2006), Direktur of Micro and Retail Banking PT Bank Mandiri Tbk (2006–2013), Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (2013–2016), Staf Khusus Menteri BUMN (2016–2017), dan Wakil Menteri BUMN (2019-2020)

Sejak September, BUMN telah mengaitkan diri dengan sembilan perusahaan vaksin asal China, Amerika Serikat (AS), Jerman dan Inggris. “Sejak September Indonesia telah mendekati semua perusahaan vaksin yang ada, dan kami mengambil sembilan perusahaan saja yang telah melewati uji klinis tahap ketiga,” ujarnya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 Maret 2020, Budi memiliki kekayaan sebesar Rp 161.792.059.459.

Kekayaan tersebut terdiri dari Rp 89.000.000.000 tanah dan bangunan yang berada di beberapa lokasi seperti Jakarta Selatan, dan Bekasi. Kemudian kekayaan berupa alat transportasi dan mesin sebesar Rp 1.025.000.000 terdiri dari mobil Marcedes Benz, Mobil Mini Cooper Sedan dan Mobil Mazda. Sementara ada juga harta bergerak lainnya sebesar Rp 4.315.000.000, Rp 63.245.639.505 harta kas dan harta setara kas sebesar Rp 4.206.419.954.

diposting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.