Adian Napitupulu : BUMN DAN UMKM DALAM CERITA DAN ANGKA, SIAPA PAHLAWAN SESUNGGUHNYA?

Adian Napitupulu :

https://www.tribunnews.com/nasional/2020/06/12/sehari-setelah-kritik-keras-erick-thohir-adian-napitupulu-dipanggil-jokowi-ke-istana-ada-apa

Sanggahan

1.Ujang Komarudin : Politikus PDIP Adian Napitupulu disarankan fokus saja bekerja di bidangnya. Tidak perlu merecoki BUMN, apalagi jika benar dasarnya karena sakit hati sebab orang titipannya tidak lolos duduk di jajaran komisaris perusahaan pelat merah.

Disebutkannya, Adian Napitupulu belakangan ini kerap mengkritik Kementerian BUMN karena diduga usulan komisaris titipannya tidak lolos. Bila ada partai pendukung pemerintah membuka borok-borok pemerintah dan BUMN, itu artinya, patut diduga ada yang belum mendapat jatah.“Atau banyak yang belum kebagian,” cetusnya

2.Anggota DPR Andre Rosiade menduga kritikan Adian tersebut dengan persoalan jatah kursi Komisaris BUMN.Di komisi VI kami mendengar rumor, Bung Adian memberikan usulan nama-nama ke Menteri BUMN untuk posisi komisaris. Tetapi ini rumor yang kami dengar, bisa benar atau salah,” kata Andre, Minggu (14/6/2020).

Andre juga meluruskan bahwa alokasi dana pemerintah yang sebesar Rp152 triliun tidak semuanya dalam bentuk Dana Talangan. Alokasi dana pemerintah ke BUMN berdasarkan UU No 2 Tahun 2020 dan PP 23/2020 terdiri atas percepatan pembayaran utang pemerintah ke BUMN, penyertaan modal negara dan dana talangan.

Dana Talangan hanya sebesar 19,65 Triliun dari 152 Triliun atau sekitar 12 persen dari total dana yang alokasikan. Porsi terbesar 75 persen justru digunakan untuk membayar utang pemerintah ke BUMN yang menjalankan penugasan PSO (Public Service Obligation) seperti PLN dan Pertamina, dan sisanya sebesar Rp15,5 triliun dalam bentuk PMN (Penyertaan Modal Negara),” kata Andre. Dana talangan yang disoal oleh Adian ini sejatinya adalah pinjaman dari pemerintah yang harus dikembalikan lengkap dengan bunganya.

3.Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Nasional-Jokowi (Kornas-Jokowi), Akhrom menilai ucapan Anggota Komisi I DPR, Adian Napitulu tentang utang BUMN mencapai Rp5.600 triliun menyesatkan.

“Sebagai anggota DPR RI, kita bisa meyakini Adian bisa mengakses data yang valid tapi sebagai sebuah tulisan harusnya beliau mencantumkan sumber datanya dari mana?” ujar Akhrom dalam siaran persnya, Minggu (14/6/2020)

Pertemuan dengan Presiden

Adian Napitupulu mengatakan kehadirannya ke Istana atas undangan Presiden Jokowi. Adian tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekira pukul 13.40 WIB. Ia mengaku berdiskusi empat mata dengan Presiden Jokowi selama kurang lebih 1 jam 10 menit.

Diskusi soal situasi nasional pasca-pandemi, juga soal PHK di BUMN serta membahas nasib UMKM,” kata Adian dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2020). Adian mengatakan dalam pertemuan tersebut, dirinya menyampaikan usul kepada Presiden Jokowi agar skema dana aliran Pemulihan Ekonomi Nasional yang diberikan kepada perusahaan BUMN tidak menyalahi aturan pemerintah.

Supaya skema aliran dana PEN ke BUMN tidak menyalahi PP/23/2020, bentuknya bukan hutang atau talangan tapi PMN,” ucap Adian. Anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan ini juga mengatakan bahwa dirinya jugmemberikan masukan kepada Presiden agar lebih memperhatikan UMKM.

Note:

Disarankan membaca APBN 2020 (Perubahan) – blogweb aspirasi June 5, 2020. Adapun tentang aliran dana ke BUMN bisa diperoleh di masing2 BUMN dari berbagai sumber informasi.

Diposting gandatmadi46@yahoo.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.