Black Rock?

BlackRock, Inc. adalah manajer aset terbesar di dunia, yang mengelola aset senilai lebih dari triliunan hingga triliunan dolar pada tahun 2025–2026. Didirikan pada tahun 1988 dan berkantor pusat di New York, perusahaan ini menyediakan layanan manajemen investasi global, manajemen risiko, dan konsultasi kepada klien institusional dan ritel, terutama melalui merek ETF iShares dan platform teknologi Aladdin.(kecil)

Siapa Pemilik BlackRock?

Pemiliknya adalah para pemegang saham (shareholders).

Kekayaan / Aset yang dikelola BlackRock?

2025 – awal 2026 :± US$14.0 – 14.04 triliun Assets Under Management (AUM)

Struktur kepemilikan utama:

1.Lebih dari 80% dimiliki investor institusional

2.Sisanya oleh investor publik & ritel

1.Investor institusional

  • The Vanguard Group (~9%)
  • State Street Corporation (~4–5%)
  • Capital Research and Management Company (~4%)
  • Temasek Holdings (~3%)
  • Bank of America (~4%)
  • BlackRock juga memiliki saham dirinya sendiri (treasury shares): US$160 miliar
  • Tidak ada “pemilik tunggal dominan”

2.Investor publik, (meskipun kaya):

  • Lo Kheng Hong
     dijuluki “Warren Buffett Indonesia”, fokus value investing
  • Rivan Kurniawan
    Investor sekaligus edukator saham
  • Timothy Ronald
    Investor muda, aktif di edukasi finansial

Mayoritas: >10 juta investor di pasar modal Indonesia (SID KSEI):

  • Karyawan yang beli saham via: Aplikasi sekuritas (Ajaib, Bibit, dll)
  • Mahasiswa yang mulai investasi
  • Trader harian (day trader)

Kepemilikan BlackRock di Perusahaan Global

🇺🇸 Teknologi

  • Apple Inc. → ~5–7%
  • Microsoft Corporation → ~5–7%

us Energi

  • ExxonMobil → ~6–8%

us Keuangan

  • JPMorgan Chase → ~5–6%

The Big Three”

BlackRock hampir selalu bersama:

  • Vanguard Group
  • State Street Corporation

Bisa punya 15–25% saham di banyak perusahaan besar

Kepemilikan di Indonesia

Contoh saham Indonesia:

  • Bank Central Asia (BBCA)
  • Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
  • Telkom Indonesia
  • Astra International

Polanya:

  • Kepemilikan kecil (±1–5%)
  • Bersifat pasif (index investing)

Apakah Black Rock Bisa Mengendalikan Perusahaan?

Secara langsung tidak karena:

  • Tidak punya saham mayoritas
  • Tidak mengelola operasional perusahaan

Secara tidak langsung bisa

Melalui:

1. Voting di RUPS

  • Menyetujui/menolak direksi
  • Kebijakan perusahaan

2. ESG (Environmental, Social,Governance) Pressure

  • Lingkungan
  • Tata kelola (governance)
  • Sosial

Banyak perusahaan global mengikuti tekanan ini

Kekuatan BlackRock bukan pada: “memiliki perusahaan” Tetapi pada: mengendalikan aliran uang global (capital flow)

Posting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *