Hegemoni Amerika mengacu pada posisi kepemimpinan global Amerika Serikat sejak tahun 1945—secara militer, ekonomi, teknologi, dan kelembagaan.
Pertanyaan besar untuk tahun 2026–2035: Apakah dominasi AS menurun, berubah, atau memasuki fase baru? Berikut analisis AI
1️⃣Landasan Struktural Hegemoni AS
Dominasi Militer
• Anggaran pertahanan terbesar di dunia
• Jaringan aliansi global (misalnya, NATO)
• Kemitraan keamanan Indo-Pasifik
AS masih memiliki proyeksi kekuatan global yang tak tertandingi.
Note: anggaran pertahanan tahun 2024
| United States | ~$997 miliar (sekitar $1 triliun) — terbesar dunia |
| NATO (gabungan 32 negara) | ~$1 .5 triliun total anggaran gabungan |
| China | ~$314 miliar (2024 SIPRI) — kedua terbesar dunia |
| Russia | ~$149 miliar — sekitar $140–150 miliar |
| Indonesia | ~$10 – 11 miliar (diperkirakan di peringkat ~27–29 dunia) |
Hegemoni Dolar
• Dolar AS tetap menjadi mata uang cadangan utama dunia.
• Perdagangan global (energi, keuangan) sebagian besar didenominasikan dalam dolar.
• Lembaga-lembaga seperti Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia memperkuat arsitektur keuangan yang dipimpin AS.
Tidak ada mata uang pengganti langsung yang sepenuhnya menantang sistem dolar.
Kepemimpinan Teknologi
• AI, semikonduktor, kepemimpinan bioteknologi
• Dominasi perusahaan teknologi besar (Apple, Microsoft, Nvidia, dll.)
• Teknologi pertahanan mutakhir
Persaingan teknologi AS-Tiongkok merupakan hal sentral di sini.
2️⃣Penantang Utama: China
Kebangkitan China merupakan pergeseran geopolitik yang menentukan.
Kekuatan China:
• Dominasi manufaktur
• Inisiatif Sabuk dan Jalan
• Modernisasi militer yang pesat
• Perluasan pengaruh BRICS
Namun, terdapat beberapa kendala:
• Penurunan demografi
• Tekanan pada sektor utang dan properti
• Kontrol modal yang membatasi internasionalisasi mata uang.
3️⃣Apakah Hegemoni Sedang Menurun?
Ada tiga interpretasi utama:
A. Teori Penurunan
• Tingkat utang AS meningkat
• Polarisasi politik
• “Kelebihan beban” dari komitmen global
• Diskusi de-dolarisasi
Pandangan ini memprediksi erosi dominasi secara bertahap.
B. Hegemoni yang Tangguh
• Aliansi AS semakin kuat pasca-perang Ukraina
• NATO diperluas
• Kesenjangan teknologi canggih semakin melebar dibandingkan para pesaing
• Kemandirian energi
Pandangan ini melihat adanya adaptasi, bukan kemunduran.
C. Transisi Multipolar
Selain satu kekuatan hegemonik:
• AS (militer & keuangan)
• Tiongkok (manufaktur & kekuatan regional)
• Uni Eropa (kekuatan regulasi)
• India (pertumbuhan demografis)
• Kekuatan menengah (Indonesia, Turki, Brasil)
Dunia menjadi multipolar tetapi tetap berpusat pada dolar.
4️⃣ Variabel Kunci 2026–2035
🔹 Keunggulan AI & Teknologi
Jika AS mendominasi AI dan chip → hegemoni akan semakin kuat.
🔹 Stabilitas Selat Taiwan
Konflik atas Taiwan akan mengubah tatanan global.
🔹 Stabilitas Domestik AS
Polarisasi memengaruhi koherensi strategis jangka panjang.
🔹 Penggunaan Dolar sebagai Senjata
Penggunaan sanksi yang berlebihan dapat mempercepat munculnya alternatif.
Gambaran Besar
Masa depan bukan lagi tentang “keruntuhan Amerika”, melainkan lebih tentang:
Bisakah AS mengubah kepemimpinan teknologi menjadi dominasi struktural jangka panjang sambil mengelola persaingan dengan Tiongkok?
Posting oleh gandatmadi46@yahoo.com
