Ketua KPK Antasari Ashar

Ketua KPK Antasari Ashar

( Periode 18 Desember 2007 – 11 Oktober 2009 )

Buku karya Taufik Pram yang menceritakan kisah hidup Antasari. Buku setebal 500 halaman itu diibaratkan oleh Antasari yang paling bisa menuturkan secara runut kejadian pembunuhan yang menimpa bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, pada 15 Maret 2009. Hingga proses pengadilan dan peninjauan kembali.

“Saya gembira sekali. Isinya lengkap dan cerdas. Semoga dengan terbitnya buku ini, mata publik bisa semakin terbuka, siapa yang sebetulnya dikriminalisasi,” kata terpidana 18 tahun tersebut.
Awalnya, Antasari mengaku kaget setelah membaca buku tersebut. Menurut dia, penulis benar-benar menuturkan fakta yang belum diketahui publik, bahkan dirinya sendiri. “Poin yang cukup bikin kaget adalah adanya surat pengakuan dari orang yang mengaku pelaku penembakan Nasrudin yang asli,” ujar Antasari.

Pengakuannya tersebut disampaikan melalui surat kaleng kepada jaksa yang menangani kasus Antasari. Hanya, tidak dicantumkan nama asli dari sang eksekutor. “Hanya ada inisial N,” imbuh Antasari. Adanya fakta baru tersebut membuat Antasari kembali mengkritik kinerja Polri. “Polri belakangan ini saya lihat selalu menyikapi dengan cepat keluhan masyarakat. Tapi kenapa masalah saya yang penuh kejanggalan ini tidak selesai-selesai?”

Antasari Azhar (lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, 18 Maret 1953; umur 63 tahun) adalah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diberhentikan secara tetap dari jabatannya pada tanggal 11 Oktober 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, setelah diberhentikan sementara pada tanggal 6 Mei 2009. Pada 11 Februari 2010 Antasari divonis hukuman penjara 18 tahun karena terbukti bersalah turut serta melakukan pembujukan untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen

Kiprahnya sebagai Ketua KPK langsung mencuri perhatian setelah KPK mebuat gebrakan di antaranya menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus BLBI Syamsul Nursalim. Kemudian juga penangkapan Al Amin Nur Nasution dalam kasus persetujuan pelepasan kawasan hutan lindung Tanjung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan. Sebagai Ketua KPK menangkap Aulia Pohan dalam kasus Yayasan BI.

GG

 

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *