Category: History

Rencana Pemindahan Ibu Kota (1)

Ide memindahkan Ibukota dimulai sejak: Era Kolonial Menurut Haryoto Kunto dalam bukunya, ‘Wajah Bandoeng Tempo Doeloe’, rencana itu merujuk rekomendasi studi kesehatan di kota-kota pantai Pulau Jawa oleh Hendrik Freek Tillema. Ahli kesehatan Belanda yang bertugas di Semarang itu menyebut kota-kota pelabuhan di Jawa tak sehat, berhawa panas, mudah terjangkit wabah penyakit Gubernur Jenderal J.P. …

Read More Rencana Pemindahan Ibu Kota (1)

KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (4)

oleh: Bambang Hidayat Observatorium Bosscha ITB dan Jurusan Astronomi ITB Bandung. Di akhir tahun 1945 di lapangan Kewedanaan Salatiga penulis sebagai anak kecil (11 tahun) ingat Soekarno menggalang semangat rakyat di tengah hujan lebat dengan pertanyaan”Takutkah engkau kepada Divisi 7 Desember   ” (Belanda), yang akan didaratkan untuk menghancurkan Republik”? Rakyat serempak, seperti yang diharapkan menjawab …

Read More KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (4)

KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (3)

KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (3) oleh: Bambang Hidayat, Observatorium Bosscha ITB dan Jurusan Astronomi ITB, Bandung   Membicarakan archivalia rasanya perlu dikemukakan bahwa setelah tahun 1965 sampai 10 tahun kemudian, yakni saat Presiden Suharto mencabut tabu membicara-kan Presiden pendahulunya, dunia penerbitan di Indonesia tuna sesumber mengenai Soekarno. Menonjol di antara karya …

Read More KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (3)

KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (1)

KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA oleh: Bambang Hidayat, Observatorium Bosscha ITB dan Jurusan Astronomi ITB, Bandung Sudah banyak ditulis sketsa biografi tentang “anak fajar” kelahiran 6 Juni 1901 yang bernama Soekarno ini. Epitome kehidupannya terdini yg tercetak, kalau tidak salah, terbit pada tahun 1933 oleh wartawan Im Yang Tjoe. Setelah itu pada …

Read More KARAKTER TAK TERLUPAKAN: SOEKARNO PEMIMPI, PENGGAGAS DAN PELAKSANA (1)

Dari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian

Oleh Salim Said Published November 11th 2013 by Penerbit Mizan “Salim Said adalah mantan wartawan dengan pengalaman panjang. Juga pakar terkemuka tentang masalah militer di Indonesia. Kemudian memasuki dunia akademis sampai meraih derajat Ph.D. di AS. Ketajaman analisis dan kekayaan informasi penulisnya jelas terlihat pada buku yang ada di tangan Anda sekarang ini.”- Prof. Dr. …

Read More Dari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian

Perjuangan untuk merdeka dari pelajar Hindia Belanda yg tergabung dalam PI (Perhimpunan Indonesia) harus menghadapi kekejaman tentara Jerman Nazi yg menduduki Belanda.

“Herman Keppy, who has done research into the resistance of people from the Dutch Indies says that the students studying in the Netherlands knew a lot about what was happening in the world. The aim of the Perhimpunan Indonesia (Indonesian political association whose members were mainly students) remained the struggle for the freedom of Indonesia. …

Read More Perjuangan untuk merdeka dari pelajar Hindia Belanda yg tergabung dalam PI (Perhimpunan Indonesia) harus menghadapi kekejaman tentara Jerman Nazi yg menduduki Belanda.

Mengapa NKRI utuh?

Wilayah NKRI terdiri atas 17 000 pulau, terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. (Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah bahasa sebanyak 742 bahasa). Demikian penjelasan Gubernur Lemhanas  Letjen TNI Purn Agus Widjojo di Westminster Institute, Virginia. Dari catatan sejarah hampir …

Read More Mengapa NKRI utuh?

Peristiwa Merah Putih pada 16 Februari 1946

Pahlawan Nasional asal Sulawesi Utara; GSSJ Ratulangi, Arie Frederik Lasut, Jahja Daniel Dharma, Maria Walanda Maramis, Pierre Tendean, Robert Wolter Monginsidi, Alex Mendur Frans Mendur, Bernard Wilhelm Lapian Peristiwa Merah Putih pada 14 Februari 1946 Dalam Peristiwa Merah Putih di Manado, para pemuda yang tergabung dalam pasukan KNIL kompi VII di bawah pimpinan Ch. Ch. …

Read More Peristiwa Merah Putih pada 16 Februari 1946

Jendral Besar Abdul Haris Nasution

Nasution dilahirkan di Desa Hutapungkut, Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dari keluarga Batak Muslim. Ia adalah anak kedua dan juga merupakan putra tertua dalam keluarganya. Ayahnya adalah seorang pedagang yang menjual tekstil, karet dan kopi, dan merupakan anggota dari organisasi Sarekat Islam. Ayahnya, yang sangat religius, ingin anaknya untuk belajar di sekolah agama, sementara …

Read More Jendral Besar Abdul Haris Nasution