Paket Hemat (2) – Dampak ekonomi akibat Pandemi Corona Virus

Blogweb aspirasi menyediakan sejumlah artikel khususnya dampak ekonomi akibat pandemi corona virus. Sejumlah pimpinan otoritas moneter dan keuangan  seperti IMF, World Bank, The FED,  BI, Depkeu, ECB (Bank Sentral Eropa), BOE (Bank Sentral Inggris), deutsche bundesbank (Bank Sentral Jerman), Monetary Authority of Singapore (MAS) atau Bank Sentral Singapore, BOT (Bank Sentral Thiland), BOJ (bank Sentral Jepang) dst bersuara senada bahwa dampak ekonomi pandemi corona virus terparah sejak the Great Depression 1929 – 1939.

1.A Lot To Be Hopeful For’: Crisis Seen As Historic, Not Another Great Depression – tgl 17 Mei 2020

2.Great Depression – tgl 18 Mei 2020.

3.Sri Mulyani: Macro Outlook dan Peluang Kebangkitan Ekonomi Pascapandemi Covid – 19, tgl 14 Mei 2020.

4.The Pandemic Isn’t Changing Everything – It is just speeding up trends that were already underway. 12 Mei 2020.

5.Perkembangan Ekonomi 2020 – 2021 bersama IMF Chief Economist Gita Gupinath – 11 Mei 2020.

6.W-Shaped’ Recovery May Be Too Optimistic, Fed’s Powell Suggests – 2 Mei 2020.

7.THE GREAT LOCKDOWN: WORST ECONOMIC DOWNTURN SINCE THE GREAT DEPRESSION – By Havard Prof Gita Gopinath, chief economist IMF (born 1971) – 16 April 2020.

Sedangkan kebijakan Pemerintah Indonesia seperti dijelaskan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo

1.Gubernur BI, Perry Warjiyo: Perekonomian Indonesia – 28 Mei 2020.

Harapan  dari blogweb aspirasi, pertama agar masyarakat Indonesia well informed dan menghemat waktu dan energi untuk mencari artikel terkait. Kedua tersedia sejumlah data yg tersimpan dengan baik yang sewaktu waktu bisa dibaca kapan saja.

Salam, gandatmadi46@yahoo.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.