Granger Causality metode analisis ekonometrika

Granger Causality adalah metode analisis ekonometrika yang digunakan untuk menguji apakah suatu variabel deret waktu (time series) memiliki pengaruh prediktif terhadap variabel lainnya. Sederhananya, uji ini menjawab pertanyaan: “Jika kita tahu nilai masa lalu dari variabel X, apakah estimasi kita terhadap variabel Y akan menjadi lebih akurat?”

Kausalitas Granger adalah uji hipotesis statistik untuk menentukan apakah suatu deret waktu berguna dalam memprediksi deret waktu lainnya, yang pertama kali diusulkan pada tahun 1969.  Regresi Clive Granger  mengukur kemampuan untuk memprediksi nilai masa depan suatu deret waktu menggunakan nilai-nilai sebelumnya dari deret waktu lainnya.

Granger menemukan “kausalitas prediktif”. Menggunakan istilah “kausalitas” saja adalah salah kaprah, karena kausalitas Granger lebih tepat digambarkan sebagai “preseden”,  atau, seperti yang kemudian diklaim Granger sendiri pada tahun 1977, “berhubungan secara temporal”. Apakah X menyebabkan Y, kausalitas Granger menguji apakah X meramalkan Y. 

Economi senior Chatib Basri menggunakan Granger Causality Test (uji sebab-akibat Granger) untuk membuktikan secara empiris bahwa faktor risiko fiskal menjadi pemicu utama pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Granger Causality dalam Aplikasi Ekonomi Indonesia Tahun 2025

Contoh 1: DXY → Rupiah

Triwulan 2025Indeks DXYIndeks Kurs Rupiah/US$
Q1100100
Q2103101
Q3106104
Q4108107

Interpretasi: DXY mulai naik lebih dahulu. Rupiah melemah beberapa waktu kemudian. Jika secara statistik signifikan, maka: DXY Granger-causes Rupiah (melemah thd US$)

Contoh 2: Rupiah → Inflasi

Triwulan 2025Indeks Rupiah/US$Indeks Harga Konsumen (IHK)
Q1100100
Q2104100,5
Q3107101,5
Q4109103,0

Interpretasi:Pelemahan rupiah muncul lebih dahulu. Inflasi meningkat setelahnya.

Maka:  Rupiah Granger-causes Inflasi (naik)

Contoh3: Inflasi → BI Rate

Triwulan 2025Indeks IHKIndeks BI Rate
Q1100100
Q2101100
Q3102101
Q4103103

Interpretasi: Inflasi meningkat terlebih dahulu, BI merespons dengan menaikkan suku bunga.

Maka: Inflasi Granger-causes BI Rate naik untuk mencegah inflasi.

Contoh4: BI Rate → Pertumbuhan Ekonomi

Triwulan 2025Indeks BI RateIndeks PDB Riil
Q1103100
Q2102100,5
Q3101101,5
Q4100103

Interpretasi:Penurunan suku bunga terjadi lebih dahulu, Pertumbuhan ekonomi meningkat beberapa waktu kemudian.

Maka: BI Rate Granger-causes Pertumbuhan Ekonomi

Contoh5: MSCI Indonesia → Arus Modal Asing

Triwulan 2025Indeks MSCI IndonesiaIndeks Arus Modal Asing
Q1100100
Q2102101
Q3105103
Q4108107

Interpretasi: MSCI Indonesia meningkat lebih dahulu. Dana asing masuk kemudian.

Maka: MSCI Indonesia Granger-causes Arus Modal Asing

Contoh6: Arus Modal Asing → IHSG

Triwulan 2025Indeks Arus Modal AsingIndeks IHSG
Q1100100
Q2103101
Q3106104
Q4110108

Interpretasi:Dana asing masuk lebih dahulu. IHSG meningkat setelahnya.

Maka: Arus Modal Asing Granger-causes IHSG naik.

Note: Data2 ekonomi diatas perlu diteliti akurasinya.

Posting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *