Balance of Payment (BOP) atau Neraca Pembayaran

Neraca pembayaran (balance of payments) ialah ringkasan dari seluruh transaksi ekonomi suatu negara dengan pihak luar negeri. Kekuatan, intensitas, dan karakteristik hubungan ekonomi luar negeri suatu negara tercermin dalam neraca pembayaran.

Secara garis besar, neraca pembayaran terdiri dari dua kelompok transaksi, yaitu transaksi barang dan jasa yang disebut akun lancar (current account) serta transaksi finansial dan modal yang lazim disebut akun modal (capital account) atau akun finansial (financial and capital account).

Balance of Payment (Neraca Pembayaran) Indonesia pada Q3, 2021

1.Balance Of Payment Indonesia (BPI atau NPI)  pada Q3 tahun 2021

NPI pada triwulan III 2021 mencatat surplus 10,7 miliar dolar AS, setelah mengalami defisit 0,4 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya. Kinerja NPI tersebut ditopang oleh transaksi berjalan yang mencatat surplus, berbalik dari triwulan sebelumnya yang tercatat defisit, serta surplus transaksi modal dan finansial yang makin meningkat. Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa pada akhir September 2021 mencapai 146,9 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan 137,1 miliar dolar AS pada akhir Juni 2021. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional

2.Transaksi modal & jasa atau akun lancar (current account)

3.Akun finansial dan modal atau finansial & capital

Current Account dan Finance & Capital Account mencatat surplus USD 6.1 miliar (2,0% dari PDB),s urplus tersebut bersumber dari aliran masuk neto (net inflows) investasi langsung USD 3.3 miliar. penurunan pembayaran neto pinjaman luar negeri, peningkatan penempatan simpanan nonresiden di dalam negeri, serta tambahan pinjaman alokasi Special Drawing Rights (SDR) dari IMF.

Selain itu, investasi portofolio selama triwulan III 2021 juga mencatat net inflows yaitu sebesar USD  1.1 miliar, meskipun menurun dari triwulan sebelumnya yang sebesar 4,0 miliar dolar AS, sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih berlangsung.

dari beberapa sumber informasi

gandatmadi46@yahoo.com

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *