Kinerja Pertamina Grup 2022

Pertamina menjalankan bidang penyelenggaraan usaha energi yang terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir. Dalam kapasitasnya sebagai holding company di bidang energi sesuai Keputusan Menteri BUMN tanggal 12 Juni 2020, maka secara umum fokus bisnis Pertamina adalah menjalankan kegiatan pengelolaan portofolio dan sinergi bisnis di seluruh Pertamina Grup, mempercepat pengembangan bisnis baru, serta menjalankan program-program nasional. Sementara itu, sejumlah kegiatan yang sebelumnya merupakan kegiatan-kegiatan bisnis utama perusahaan akan dijalankan oleh subholding yang telah terbentuk. Subholding ini akan menjalankan peran, antara lain mendorong terwujudnya operational excellence melalui pengembangan skala dan sinergi masing-masing bisnis, mempercepat pengembangan bisnis dan kapabilitas bisnis existing serta meningkatkan kemampuan dan fleksibilitas dalam kemitraan dan pendanaan yang lebih menguntungkan perusahaan. Berikut pemetaan peran sub-holding dari Pertamina Grup.

STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN

Pertamina menjalankan bidang penyelenggaraan usaha energi yang terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir. Dalam kapasitasnya sebagai holding company di bidang energi sesuai Keputusan Menteri BUMN tanggal 12 Juni 2020, maka secara umum fokus bisnis Pertamina adalah menjalankan kegiatan pengelolaan portofolio dan sinergi bisnis di seluruh Pertamina Grup, mempercepat pengembangan bisnis baru, serta menjalankan program-program nasional.

Sementara itu, sejumlah kegiatan yang sebelumnya merupakan kegiatan-kegiatan bisnis utama perusahaan akan dijalankan oleh subholding yang telah terbentuk. Subholding ini akan menjalankan peran, antara lain mendorong terwujudnya operational excellence melalui pengembangan skala dan sinergi masing-masing bisnis, mempercepat pengembangan bisnis dan kapabilitas bisnis existing serta meningkatkan kemampuan dan fleksibilitas dalam kemitraan dan pendanaan yang lebih menguntungkan perusahaan. Berikut pemetaan peran sub-holding dari Pertamina Grup:

Subholding Pertamina & Anak Perusahaan

1.Subholding Upstream yang dipegang oleh PT Pertamina Hulu Energi, 2.Subholding Refining dan Petrochemical dipegang oleh PT Kilang Pertamina Internasional, 3.Subholding Commercial and Trading yang dipegang oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Selain itu, Pertamina juga memiliki sejumlah anak perusahaan lainnya yang bergerak di berbagai sektor bisnis terkait keuangan dan jasa, yaitu antara lain PT Pertamina Bina Medika, PT Seamless Pipe Indonesia Jaya, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), PT Pertamina Pedeve Indonesia, PT Patra Jasa, PT Pertamina Training & Consulting dan PT Pelita Air Service. PT Pertamina International Shipping.

4.Subholding Gas oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), 5.Subholding Power and New Renewable Energy oleh PT Pertamina Power Indonesia, dan 6.Subholding Integrated Marine Logistics dipimpin oleh PT Pertamina International Shipping.

Laba Perusahaan Migas

I.Laba Pertamina (USD Miliar)

2018  USD 2.5 . 2019  USD 2.5 . 2020   USD 1.1. 2021    USD 2.0 . 2022    USD  3.8

II.Laba Perusahaan Migas Dunia 2022

Saudi Aramco

Perusahaan minyak terbesar asal Arab ini berhasil membukukan laba senilai US$130 miliar pada periode Januari hingga September 2022.

Exxon Mobil Corp

Sepanjang Januari hingga September 2022 ExxonMobil Corp berhasil mencatatkan pertumbuhan laba signifikan, yakni 203% yoy. Laba yang dibukukan menjadi US$43 miliar.

Shell

Laba Shell sepanjang periode Januari hingga September 2022 melejit 271% yoy menjadi US$31,9 miliar.

Chevron Corp

Chevron Corp berhasil meraih laba bersih senilai US$29 miliar sepanjang periode sembilan bulan 2022. Pencapaian tersebut tumbuh 175% yoy. 

Petro China

Perusahaan minyak asal China, Petro China Company Limited mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 60% yoy. Laba yang berhasil diraih pada periode Januari hingga September senilai RMB 120 miliar.

TotalEnergies

Perusahaan minyak asal China, Petro China Company Limited mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 60% yoy. Laba yang berhasil diraih pada periode Januari hingga September senilai RMB 120 miliar.

Perusahaan minyak lainnya yang berhasil meraih ‘durian runtuh’ dari tingginya harga minyak mentah adalah TotalEnergies. Laba yang berhasil diperoleh Total Energies selama sembilan bulan 2022 adalah US$17,3 miliar.

Valero Energy

Valero Energy Corporation asal Amerika Serikat  berhasil memperoleh laba setelah tahun lalu rugi. Laba bersih Valero Energy Corporation tercatat US$8,4 miliar pada periode Januari hingga September 2022.

Phillips 66

Perusahaan minyak mentah asal Amerika Serikat ini berhasil mencatatkan pertumbuhan laba signifikan. Tidak tanggung-tanggung, labanya terbang 483% yoy menjadi US$7 miliar.

Pertamina Upstream Subholding

Kegiatan usaha Pertamina di sektor hulu kini dikelola oleh Subholding Upstream mencakup kegiatan eksplorasi, pengeboran, pengembangan dan produksi minyak, gas dan panas bumi, penyediaan jasa teknologi, serta jasa pemboran dan services baik dalam maupun luar negeri.

Upstream Subholding

  • Upstream Subholding.
  • Gas Subholding.
  • Power & NRE Subholding.
  • Commercial and Trading Subholding.
  • Refining and Petrochemical Subholding.
  • Integrated Marine Logistics Subholding

PHE sebagai Subholding Upstream mengkoordinir 5 Regional. Perinciannya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk Regional 1 Sumatera, PT Pertamina EP (PEP) untuk Regional 2 Jawa, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) untuk Regional 3 Kalimantan, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk Regional 4 Indonesia Timur, PT Pertamina Internasional EP (PIEP) untuk Regional 5 Internasional, 2 Anak Perusahaan Services yaitu PT PDSI dan PT Elnusa Tbk; serta 1 Anak Perusahaan yang bergerak dalam pemrosesan gas alam yaitu PT Badak NGL.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, memiliki wilayah kerja yang tersebar di seluruh penjuru nusantara dan mancanegara. Untuk kegiatan operasional wilayah kerja di luar negeri dikelola oleh Regional Internasional atau PT Pertamina Internasional EP (PIEP). PIEP, melalui anak perusahaan PT Pertamina Algeria EP (PAEP), mengelola lapangan minyak dan gas di Aljazair pada lokasi MLN, EMK, dan OURHOUD.

PT Pertamina Internasional EP (PIEP).

Perusahaan ini didirikan oleh Pertamina pada tahun 2013 untuk menangani aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas di luar Indonesia. Pada tanggal 21 November 2013, perusahaan ini mendirikan PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi untuk mengelola aset yang terletak di Irak, yakni lapangan West Qurna 1, yang merupakan salah satu dari hanya beberapa lapangan besar di dunia dengan cadangan minyak yang dapat diambil mencapai sekitar 22 milyar barel.

Pada tanggal 18 Desember 2013, Pertamina resmi mengakuisisi ConocoPhillips Algeria asal Aljazair yang mengelola lapangan Menzel Lejmet North, lapangan unitisasi El-Merk, dan lapangan unitisasi Ourhoud. Pada tanggal 1 Juli 2016, perusahaan tersebut resmi beroperasi dengan nama PT Pertamina Algeria Eksplorasi Produksi sebagai anak usaha dari perusahaan ini.

Pada tanggal 25 September 2014, perusahaan ini mendirikan PT Pertamina Malaysia Eksplorasi Produksi untuk mengelola 6 blok dan 2 lapangan unitisasi yang terletak di Sabah dan Sarawak.

Pada tanggal 15 Februari 2017, perusahaan ini resmi menguasai 72,65% saham Etablissements Maurel et Prom. Pada tanggal 16 Juni 2018, perusahaan ini berhasil melakukan pengeboran pertamanya, yakni di Lapangan Menzel Lejmet North yang terletak di kawasan Gurun Sahara. Pada tanggal 1 September 2021, Pertamina resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Pertamina Hulu Energi, yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai induk subholding Hulu di lingkungan Pertamina. Pada tahun 2022, Pertamina Hulu Energi resmi menunjuk perusahaan ini sebagai koordinator untuk semua bisnisnya yang terletak di luar Indonesia.

diposting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *