Mengapa IHSG turun paling besar -2,7% dan Rupiah – 2,5% dibandingkan negara lain?

IHSG dan rupiah turun paling dalam pada 21 Mei 2026 karena kombinasi faktor eksternal global dan kelemahan domestik Indonesia yang membuat pasar Indonesia dianggap lebih berisiko dibanding negara ASEAN lain maupun Jepang.

Penguatan dolar AS (DXY) dan capital outflow

Pada Mei 2026: yield US Treasury naik, ekspektasi suku bunga Federal Reserve System tetap tinggi, DXY menguat. Akibatnya memindahkan dana obligasi ke AS sehingga  terjadi outflow ke AS.

1. Foreign capital outflow besar dari pasar Indonesia ≈ US$2,8 miliar.

2. Cadangan devisa BI turun sekitar US$10 miliar

3. Rupiah melemah sekitar 2% terhadap US$

Data Bursa Saham dan Nilai Tukar

Bursa Saham

NegaraIndeksPerubahan (%)
IndonesiaIHSG-2,7% sampai -3%
JepangNikkei-0,8% sampai -1,5%
SingapuraSTI-0,4% sampai -0,9%
MalaysiaKLCI-0,3% sampai -0,7%
ThailandSET-1,0% sampai -1,8%
FilipinaPSEi-0,8% sampai -1,5%
VietnamVN-Index-1,5% sampai -2,5%

Nilai Tukar.

Mata UangPerubahan vs US$Keterangan
Rupiah (IDR)-1,5% s.d -2%Tekanan terbesar
Dolar Singapura (SGD)0-0,2% s.d -0,4%Relatif stabil
Dolar Australia (AUD)-0,8% s.d -1,2%Terdampak Risk Off n Komoditas
Yen Jepang (JPY)-0,3% s.d -0,7%Yen tetap lemah
Inggris GBP-0,4% s.d -0,8%Tertekan penguatan US$

Posting oleh gandatmadi46@yahoo.com

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *